Pesantren Modern Sumber Daya At-Taqwa, atau yang lebih dikenal dengan POMOSDA Nganjuk, merupakan salah satu pesantren modern tertua di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1880 M, pesantren ini didirikan oleh KH. Hasan Ulama’ dan berlokasi di Jl. Wachid Hasyim No. 304, Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur.
Sejak awal berdirinya, pesantren ini telah mengalami beberapa perubahan nama, dari Pesantren Takeran Magetan, kemudian menjadi Pesantren Sabill Muttaqien (PSM), hingga akhirnya dikenal dengan nama Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa (POMOSDA) seperti sekarang.
Dalam perkembangannya, POMOSDA Nganjuk mengelola berbagai jenjang pendidikan formal, yaitu TBB, SD, SMP, SMA, dan Sekolah Tinggi Teknologi (STT) POMOSDA. Selain itu, terdapat pula pendidikan nonformal seperti Kepesantrenan, Madrasah Diniyah dan TPQ, serta berbagai fasilitas penunjang seperti masjid, asrama santri, gedung sekolah, dan masih banyak lagi.
Meski santri mengikuti kegiatan belajar formal layaknya sekolah pada umumnya, pendidikan di POMOSDA tidak berhenti di situ. Para santri juga dibekali berbagai keterampilan praktis yang berguna bagi kehidupan pribadi maupun sosial, melalui Program Vokasional Skill. Program ini mencakup beragam bidang seperti komputer, administrasi, pertanian, otomotif, tata boga, mading, paduan suara, drum band, olahraga, dan masih banyak lagi, yang dapat dipilih sesuai minat dan bakat santri.
Melalui perpaduan antara pendidikan umum, keterampilan, dan nilai-nilai spiritual, POMOSDA berkomitmen mencetak generasi ‘Arifun Billah’ — insan yang cerdas, terampil, berakhlak mulia, serta mampu mengenal diri dan Tuhannya. Dengan demikian, para santri tidak hanya mendapatkan pendidikan dan keterampilan duniawi, tetapi juga memperdalam ilmu agama sebagai bekal hidup yang seimbang antara dunia dan akhirat.