"Perangkat keharmonisan kehidupan berdunia pada tatanan syareat yang lahir dalam tata-kelola kemakmuran dan keadilan adalah TIDAK BERPECAH BELAH, dan tinggi dalam BERKEPEDULIAN, itulah yang diwasiatkan semua Utusan. Tapi hal demikian berat bagi yang tidak mengenal tujuan," imbuh Bapak Kiai Tanjung.

Bapak Kiai Tanjung

Pomosda.id - Penguatan basis ekonomi kerakyatan telah lama diwacanakan sebagai bagian utama pembangunan ekonomi nasional. Sebagai upaya mengembalikan geliat ekonomi nasional, seluruh lapisan masyarakat tentu harus secara aktif mengambil peran. Pasar Rakyat Ukril Gempil merupakan rangkaian acara Kajian An-Nubuwwah Jamaah Tatanan Wahyu (JATAYU) sebagai bentuk kepedulian Bapak Kiai Tanjung dalam menguatkan ekonomi kerakyatan. 

Kegiatan diadakan dengan menggandeng masyarakat di Desa Purwoasri, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan peran serta segenap pelaku usaha agar saling bersinergi, bekerjasama dalam membangkitkan UMKM di tengah pandemi yang masih belum berakhir. Tidak bisa tidak, UMKM memiliki peran penting dalam menjalankan roda perekonomian nasional, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Menciptakan kreativitas dan inovasi agar memiliki nilai jual untuk dipasarkan.

Acara ini diselenggarakan selama tiga hari, terhitung pada tanggal 25 - 27 Februari 2022. Turut hadir Istri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Suryan Widati atau sering disapa Widha Efendy Muhadjir.

Pasar Rakyat Ukril Gempil dibuka langsung oleh Widha Efendy Muhadjir Istri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan apresiasinya pada Pasar Rakyat Ukril Gempil yang diselenggarakan oleh Jatayu Madiun sinergi dengan pemerintah desa Purwoasri dalam memberikan wadah kepada pelaku UMKM untuk memasarkan produknya.

"Kegiatan Pasar Rakyat Ukril Gempil ini merupakan ruang positif yang perlu diapresiasi karena membantu masyarakat pelaku UMKM dalam mengenalkan produk unggulannya untuk dapat dipasarkan kepada masyarakat sekitar," ungkapnya.

Widha Efendy Muhadjir berharap kegiatan Pasar Rakyat Ukril Gempil dapat dikembangkan secara konsisten agar memberdayakan potensi suatu daerah dalam mendukung dan memotivasi UMKM lebih berani bersaing di pasar yang lebih luas.

"Semoga dengan kegiatan seperti ini dapat memantik semangat bagi pelaku UMKM untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki agar produknya dapat dipasarkan ke pentas yang lebih luas kembali," tuturnya.

Sementara itu, Bapak Kiai Tanjung turut mengunjungi Pasar Rakyat Ukril Gempil dan keliling di berbagai stand peserta. Beliau memberikan dukungan, motivasi dan bantuan dana pembinaan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan potensi yang dimiliki agar usahanya berkembang lebih luas. 

Bapak Kiai Tanjung mengungkapkan bahwa pentingnya membangun kepedulian kepada siapapun agar saling tercipta guyub rukun, terbangun kekeluargaan dan keharmonisan dalam bermasyarakat.

"Perangkat keharmonisan kehidupan berdunia pada tatanan syareat yang lahir dalam tata-kelola kemakmuran dan keadilan adalah TIDAK BERPECAH BELAH, dan tinggi dalam BERKEPEDULIAN, itulah yang diwasiatkan semua Utusan. Tapi hal demikian berat bagi yang tidak mengenal tujuan," imbuhnya.

Manfaat dari penyelenggaraan kegiatan ini dirasakan oleh Ibu Ani, peserta stand perwakilan Fatayat PCNU Mejayan Madiun yang ikut serta meramaikan acara tersebut. 

"Alhamdulillah, dengan adanya Pasar Rakyat Ukril Gempil ini kami dari Ibu-ibu Fatayat NU dapat merangkul semuanya dan tentunya menyuguhkan hasil produk yang telah dibuat oleh ibu-ibu Fatayat NU," ungkapnya.

Ia berterimakasih kepada Bapak Kiai Tanjung yang telah memberikan wadah Pasar Rakyat Ukril Gempil, juga atas kepeduliannya memberikan dana untuk pengembangan UMKM Fatayat di kecamatan Mejayan.

"Terimakasih Bapak Kiai Tanjung atas support dan bantuan dana pembinaan yang telah diberikan kepada UMKM Fatayat Mejayan Madiun, semoga pasar rakyat ini terus berkanjutan dan semakin berkembang pada saat Bapak Kiai Tanjung melakukan kegiatan pengajian di manapun berada," pungkasnya.